Sponsor Kredit

Minggu, 28 November 2010

Bantuan Dana Dari Jamsostek Untuk Peternak Sapi

Artikel dibawah ini adalah sebuah kisah sukses dari persatuan peternak sapi di daerah Jawa Tengah yang menerima bantuan UKM atau disebut PKBL dari PT Jamsostek (Persero).
Memang semua BUMN diwajibkan oleh pemerintah untuk menyisihkan sebagian labanya untuk membantu usaha produktif masyarakat disekitarnya. Salah satu BUMN tersebut adalah PT. Jamsostek.
Salah satu kelompok Tani Ternak yang berhasil atas bantuan dana PKBL ini adalah Peternak Sapi Sulangkidul, berikut kisah suksesnya yang disadur dari harian Kedaulatan Rakyat

 
      Beternak sapi menjadi tumpuan hidup yang cukup berhasil bagi sebagian warga Sulang Kidul Desa Patalan Kecamatan Jetis Bantul. Namun gempa tektonik 27 Mei 2006 telah memporak-porandakan usaha tersebut dan sempat memupuskan harapan para peternak.
      Saat itu, kekuatan kami benar-benar runtuh dan tak tahu bagaimana untuk bangkit kembali, kata H. Slamet, Ketua Kelompok Peternak Sapi Sidorejo saat mengawali kisahnya pekan lalu di pendapa yang berada di lokasi peternakan yang dibangun PT. Jamsostek (Persero). Ia mengisahkah demikian karena 80 ekor sapi yang menjadi tanggung jawab kelompok dijual semua.
      Keputusan itu diambil karena kebutuhan yang mendesak yakni untuk membangun rumah yang runtuh akibat gempa. Selain itu, tutur Slamet, yang menjadi pertimbangan adalah bagaimana bisa melangsungkan kehidupan pasca gempa. Sebab bukan hanya menyangkut kebutuhan sehari-hari, namun juga untuk berobat bagi keluarga yang membutuhkan pertolongan karena luka-luka.     


      Ditengah kondisi seperti itu, tidak ada sikap yang terbaik selain sabar dan menunggu keajaiban. Ternyata apa yang ditunggu-tunggu Slamet dan warga yang senasib akhirnya datang juga, setelah PT. Jamsostek memberikan bantuan untuk membangun kandang sapi sesuai dengan yang dibutuhkan.
       Selain itu, Jamsostek juga memberikan kredit lunak kepada para peternak sebagai mitra binaan. Fajar Raharjo yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Program Khusus (Progsus) PT. Jamsostek (Persero) Cabang DI. Jogyakarta menuturkan, peternak yang masuk dalam mitra binaan secara otomatis adalah sebagai peserta Jamsostek. Mereka itu masuk dalam kepesertaan program Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja (TK-LHK), katanya.
      Kepala PT. Jamsostek (Persero) cabang DIY, Ninuk Tri Hatmani menuturkan keterlibatan Jamsostek dalam program ini tidak berpikir pada keuntungan semata. Justru yang terpenting adalah bagaimana BUMN yang menjadi tanggung jawabnya di DIY ikut andil dalam gerakan jaminan sosial.
      Untuk itu, dalam merealisasikan program ini, Jamsostek tidak hanya memiliki mitra binaan berupa peternak sapi, tetapi juga memiliki mitra binaan lainnya yakni perajin batik, kata Ninuk seraya menambahkan, baik peternak maupun perajin batik dan pekerjanya kini telah masuk dalam program kepesertaan TK-LHK.
     Para peternak sapi yang menjadi mitra binaan Jamsostek memperoleh kredit sebesar Rp 7 juta setiap orang. Mereka harus menyelesaikanya dalam waktu tiga tahun dengan bunga 6% flat per tahun. Selain itu, para peternak sebagai peserta program TK-LHK diwajibkan membayar iuran setiap bulannya sebesar Rp 10.400,- untuk program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
      Melalui program itu, Slamet mengaku dirinya bersama peternak lainnya merasa tertolong. Bahkan lebih dari itu, kami memperoleh keuntungan dan bangkit dari keterpurukan, tuturnya. Disinggung soal ternak yang digelutinya, Slamet menyebutkan, peternak sapi Sidorejo lebih fokus pada pembibitan. Hal ini lebih menguntungkan karena harga per ekor sapi terus mengalami kenaikan.
     Misalnya, sapi yang berusia tiga bulan lebih, harganya bisa mencapai Rp 8,5 juta, kata Slamet seraya menyebutkan, dalam beberapa bulan kemudian harga itu bisa naik lagi. Bahkan, untuk sapi yang berusia tiga tahun harganya sampai Rp 12,5 juta.
      Kampung ternak sapi di Dusun Sulang Kidul dibangun dengan dana sebesar Rp 169,5 juta dengan dana bantuan dari Jamsostek. Luas kampung ternak menempati tanah kas desa seluas 1,5 hektar dengan populasi 125 ekor sapi dan dimiliki 55 orang peternak. Di area tersebut juga disediakan tempat bersalin untuk sapi, tempat penyimpanan pakan, dan prasarana kamar mandi dan dapur.
      Mantan Kepala Jamsostek Wilayah Jateng-DIY, Sarjan Lubis yang kini menjabat sebagai Kepala Biro Humas PT. Jamsostek (Persero) mengatakan, bantuan tersebut sengaja diberikan kepada kelompok peternak sapi Sidorejo karena selama ini mereka dinilai konsisten dalam mengembangkan peternakan.
      Berdirinya kampung ternak sapi di Sulang Kidul bukan sekedar bentuk kepedulian Jamsostek terhadap para peternak. Namun, keberadaan dari kampung ternak sapi itu pun menjadi tempat studi banding bagi peminat ternak yang datang dari Bali, Jawa Barat, kalimantan dan daerah lainnya.
(Syaifullah Hadmar, Kedaulatan Rakyat, Minggu 8 Agustus 2010)

Agar dapat mengikuti jejak sukses para peternak sapi Sulangkidul tersebut, ada baiknya untuk kita langsung menuju sumbernya yaitu situs resmi dari Jamsostek yang memuat masalah PKBL tersebut, silahkan diklik untuk mengetahui dasar dari diberikannya bantuan tersebut. 
Sedangkan untuk mengetahui alamat kantor dan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk menanyakan lebih jelas mengenai program PKBL Jamsostek, sesuai dengan wilayah anda tinggal yang ada pada  link  Jaringan Kantor silahkan anda klik disini.
Semoga bermanfaat artikel ini buat anda

 

5 komentar:

  1. hehe.... Saya tertawa ringan waktu saya liat blog ini, ternyata ada gambar uang juga seperti di blog saya, tapi bedanya di blog saya hanya sekedar gambar saja, kalo blog sampean mungkin untuk meggambarkan kreditloan, hehe...
    Senang berkunjung ke blog anda, salam blogger indonesia....

    BalasHapus
  2. Bisa aja Tuan Muda ini becanda, btw trims atas kunjungannya...

    BalasHapus
  3. Wow.... komentar desember dibalas april, kok lama banget? Jarang online? Kebetulan sekarang gambar uang yang ada di blog saya sudah nggak ada lagi soalnya saya ambil dan simpan di dompet aja, hehe....

    BalasHapus
  4. ha..ha..
    sori kerjaan off line lagi numpuk n bikin puyeng, saya akan update terus deh abis ini...
    makasih ya Tuan dah di ingetin..!!!
    btw, klo dompetnya dah penuh bisa kirim kemari nih,...he..he
    salam...

    BalasHapus
  5. Apakah Anda perlu pinjaman tanpa jaminan untuk mendirikan sebuah bisnis atau pinjaman untuk renovasi dan banyak lagi, pencarian tidak lebih, kami adalah perusahaan yang sah dan pada tingkat bunga rendah dari 2% dan bersedia untuk meminjamkan jumlah yang Anda ingin meminjam dan membuat tahun ini yang berhasil untuk Anda. Mohon mengisi data pinjaman ini di bawah ini dan menghubungi kami melalui email perusahaan kami: gloryloanfirm@gmail.com.
    Nama lengkap: _______________
    Negara: __________________
    Sex: ______________________
    Umur: ______________________
    Jumlah Pinjaman Dibutuhkan: _______
    Durasi Pinjaman: ____________
    Tujuan pinjaman: _____________
    Nomor ponsel: ________

    Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami sekarang melalui email: gloryloanfirm@gmail.com

    BalasHapus